Kenapa Kuliner Bangkok Thailand Selalu Bikin Kangen?
Banyak makanan di Bangkok itu “berlapis”: manis, asin, asam, pedas, dan aroma rempahnya main bareng. Contoh paling gampang Pad Thai yang terkenal punya karakter rasa seimbang dan biasa disajikan dengan jeruk nipis.
Hal lain yang bikin seru, kamu bisa menemukan menu yang sama dalam banyak versi (misalnya som tam dari yang ringan sampai yang “strong”), jadi rasanya kayak “explore level” tanpa harus pindah kota.
Plus, kota ini punya spot kuliner yang ikonik. Kawasan Yaowarat Road misalnya, disebut sebagai “paradise” untuk pecinta street food, ramai dan cocok buat food hopping malam.
Biar kamu nggak bingung harus mulai dari mana (apalagi kalau ini first time ke Thailand), blog ini sudah rangkum 10 menu yang paling sering masuk daftar “makan khas Bangkok yang terkenal”: rasanya populer, mudah ditemukan, dan cocok buat wisatawan Indonesia.
Rekomendasi Makanan Bangkok Thailand yang Populer dan Enak
Di bawah ini daftar makanan di Bangkok Thailand yang paling sering direkomendasikan untuk first timer. Sudah disusun supaya kamu bisa “naik level” tanpa kaget.
Makanan Utama yang Aman untuk First Timer
- Pad Thai

Mie beras tumis yang biasanya dicampur telur, tahu, udang, tauge, dan daun bawang; lalu ditutup kacang dan jeruk nipis. Rasanya cenderung seimbang (manis, asin, asam, sedikit pedas) jadi aman buat pemanasan. Di mana gampang nemu? Banyak ada di area wisata dan night market. Kisaran harga: 50-100 THB. - Khao Man Gai
“Nasi ayam” versi Bangkok: nasi gurih + ayam rebus + mentimun + saus khas. Banyak kedai menyajikannya sebagai menu harian yang mudah ditemukan, bahkan ada panduan yang menyebut menu ini tersedia “in abundance throughout Bangkok”. Buat yang gampang masuk angin: menu ini hangat, ringan, dan biasanya jadi pilihan aman saat perut butuh “reset”.
Catatan penting: pilih tempat yang jelas tidak bercampur babi, atau tanyakan langsung. - Pad Kra Pao (Pad Ga Pao Gai + telur ceplok)
Ayam (kadang bisa babi/sapi) ditumis dengan basil Thailand, cabai, bawang putih, dan bumbu gurih, paling mantap dengan telur ceplok. Menu ini sering disebut tersedia di banyak restoran/stall di Bangkok.
Tips order: kalau nggak kuat pedas, bisa request untuk tidak pedas.
Catatan penting: pilih versi ayam/sapi, lalu cek bumbunya (beberapa memakai saus ikan/saus tiram). - Som Tam (salad pepaya muda)
Pepaya muda diulek dengan cabai, bawang putih, kacang panjang, tomat, kacang, dan biasanya saus ikan. Rasanya segar, pedas, asam, manis, dan gurih, pas banget jadi penyeimbang setelah makan yang berat. Untuk pemula: mulai dari Som Tam Thai (versi basic) sebelum coba yang berbahan fermentasi. Kisaran harga: 30-60 THB.
Baca juga: Makanan yang Wajib dicoba Saat Berlibur di Korea Selatan
Makanan Berkuah yang Cocok Buat Malam Hari
- Tom Yum Goong

Sup asam-pedas yang identik dengan serai, daun jeruk purut, galangal, cabai, dan jeruk nipis; versi populer untuk wisatawan biasanya pakai udang. Kalau kamu suka sensasi “seger, anget, melek”, tom yum itu pilihan yang pas, apalagi setelah capek jalan seharian.
Makan Bangkok viral: versi “tom yum mama noodles” bertopping banyak juga terkenal, salah satunya di Jeh O Chula. Kisaran harga: 80-150 THB. - Kuay Teow Reua (Boat Noodles)
Mie kuah porsi kecil, biasanya pakai daging sapi atau babi, plus tauge dan daun ketumbar. Dulu dikenal sebagai mie yang dijajakan dari perahu di kanal Bangkok, makanya namanya “boat noodles”. Serunya, karena porsinya kecil, kamu bisa coba beberapa mangkuk dengan topping/kuah yang beda (cocok buat yang suka “icip-icip”). Kisaran harga: 10-15 THB per mangkuk kecil.
Catatan penting: banyak penjual memakai babi, silahkan tanya pada penjualnya atau cari logo halal. - Hoy Tod (omelet tiram)
Omelet tiram yang bagian luarnya renyah, disajikan dengan tauge dan daun ketumbar. Gurih, “smoky”, dan cocok buat yang suka seafood.
Kalau kamu biasanya suka martabak telur atau omelet renyah, hoy tod sering jadi “jembatan rasa” yang gampang disukai. Kisaran harga: 60-100 THB.
Jajanan Bangkok dan Dessert yang Wajib Dicoba
- Mango Sticky Rice (Khao Niew Mamuang)

Ketan santan + mangga matang + saus santan kental. Manis-gurih, dan pas jadi penutup setelah makan pedas.
Kalau kamu nemu yang mangganya lagi bagus (manis dan wangi), rasanya bisa naik level banget, jadi worth buat cari yang fresh. Kisaran harga: 60–100 THB. - Khanom Buang (pancake kecil Thailand)
Pancake kecil dari adonan tepung beras, diisi krim kelapa manis dan topping (misalnya telur/kelapa parut). Banyak dijual di pasar malam, jadi termasuk jajanan Bangkok yang gampang kamu temui saat jalan sore. Kisaran harga: 10-20 THB per potong. - Roti Gluay (roti/pisang goreng ala Thailand)
Pisang dibalut adonan tipis, digoreng renyah, lalu disiram susu kental manis atau cokelat. Biasanya dijajakan di gerobak pinggir jalan, jadi sering muncul sebagai “cemilan khas Bangkok Thailand” yang mudah ditemukan. Kisaran harga: 20-40 THB per porsi.
Dimana Berburu Makanan Enak di Bangkok Thailand
Kalau kamu butuh “starting point” (biar nggak kebanyakan opsi), ini beberapa area yang enak buat berburu makanan enak di Bangkok Thailand, tinggal pilih sesuai vibes yang kamu cari.
- Chinatown / Yaowarat: favorit buat street food malam. Situs pariwisata Thailand menyebut Yaowarat sebagai “paradise” street food, dan cara mudah ke sana: MRT turun di Wat Mangkon MRT Station lalu jalan sebentar.
- Asiatique The Riverfront Destination: cocok buat yang pengen tempat lebih rapi dan nyaman; mengumpulkan restoran dan vendor street food dari berbagai daerah di Thailand.
- Jodd Fairs Night Market: night market modern dengan banyak pilihan kuliner, termasuk mango sticky rice dan aneka grill/seafood.
- Chatuchak Weekend Market: seru untuk belanja sekaligus kulineran, kalau cari halal, panduan wisata Thailand menyarankan mencari logo halal di area ini.
Kalau kamu tipe yang lebih suka “dibawa” (atau pengen cepat dapat spot yang pas tanpa trial-error), kamu bisa ikut food tour kuliner, misalnya tur street food di Chinatown yang biasanya mencakup menu populer seperti pad thai dan dessert.
Dan kalau kamu pengen rute wisata + kuliner yang lebih efisien (biar nggak banyak jalan bolak-balik), enak juga minta dibantu bikin itinerary yang rapi bareng Angkasa Tour & Travel, tinggal bilang kamu lebih suka street food, café, atau halal-friendly.
Tips Liburan Kuliner di Bangkok yang Wajib Diketahui
- Pertama, naikkan level pedas pelan-pelan: mulai dari Pad Thai/Khao Man Gai, baru lanjut tom yum atau som tam versi original.
- Kedua, untuk yang mencari makanan khas Bangkok yang halal, biasakan cek label/sertifikasi. Panduan wisata Thailand menyebut sertifikasi halal dilakukan oleh Halal Standard Institute of Thailand di bawah Central Islamic Committee of Thailand, dan restoran halal akan memajang sertifikasinya.
- Ketiga, manfaatkan minimarket besar untuk “backup plan” kalau kamu telat makan atau pulang malam, contoh minimarket seperti 7-Eleven juga ikut menampilkan info/sertifikasi halal pada produk tertentu.
- Keempat, simpan kalimat penting: “A‑han halal reu mai?” (Ini halal?), “Chan mai kin muu” (Saya tidak makan babi), “Mai auw ped” (Tidak mau pedas).
- Terakhir, ada panduan berbasis aplikasi untuk daftar masjid dan makanan halal (plus GPS) yang bisa membantu kamu di jalan.
Saatnya Menikmati Kuliner Bangkok bersama Angkasatour
Sekarang kamu sudah punya daftar makanan Bangkok Thailand yang paling populer, tinggal eksekusi di lapangan. Kalau kamu ingin itinerary yang lebih rapi (wisata + kuliner) tanpa banyak drama “mau makan apa ya?”, kamu bisa konsultasi santai dengan Angkasa Tour & Travel.
Baca juga: Makanan yang Wajib dicoba Saat Berlibur di Jepang



